Pengamanan Aksi Unjuk Rasa IMALA Lebak & IMALA Serang Berjalan Damai, Aspirasi Diterima Langsung Ketua DPRD Lebak
Admin | 04 Maret 2026 | Dibaca 20 kali

Lebak, 4 Maret 2026, Aksi unjuk rasa yang digelar oleh IMALA Lebak dan IMALA Serang di depan gerbang DPRD Kabupaten Lebak pada Rabu (4/3) berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak bersama Polres Lebak, yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan demonstrasi berjalan aman, tertib, dan humanis.

Aksi tersebut mengangkat narasi tuntutan terkait dugaan kebocoran APBD yang disebut dalam orasi sebagai “anggaran Papah buat di rumah.” Massa meminta klarifikasi terbuka dari pemerintah dan DPRD serta menuntut penguatan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.


Pengamanan Kolaboratif dan Humanis

Sejak pagi, petugas Satpol PP, Damkar, dan Polres Lebak telah menempati titik-titik strategis di sekitar kawasan gedung DPRD. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan edukatif—mengutamakan komunikasi yang baik dengan peserta aksi.

Personel melakukan:

  • Pengaturan arus kendaraan di area konsentrasi massa

  • Pengamanan jalur orasi dan lokasi aksi

  • Pengawasan situasi sekitar gedung DPRD

  • Pendekatan humanis untuk mencegah potensi gesekan

Upaya ini memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung tanpa gangguan keamanan dan tetap menghormati ruang publik.



Aspirasi Diterima Langsung oleh Ketua DPRD Lebak

Dalam momen dialog yang penuh kedewasaan demokrasi, perwakilan massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Lebak.

Ketua DPRD menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi mahasiswa yang berlangsung damai dan tertib, serta menegaskan bahwa:

  • Aspirasi yang disampaikan akan dipelajari secara mendalam

  • Mekanisme internal DPRD akan dijalankan untuk menindaklanjuti tuntutan

  • DPRD berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas publik

Para mahasiswa juga menyerahkan dokumen tuntutan sebagai bentuk langkah administratif dan bagian dari etika penyampaian pendapat secara formal.


Aksi Berjalan Damai, Mahasiswa & Aparat Sama-sama Dewasa Berdemokrasi

Aksi ini menjadi contoh baik bagaimana demokrasi dapat berjalan: mahasiswa menyampaikan kritik, aparat menjaga keamanan, dan lembaga legislatif membuka ruang dialog.

Hingga akhir acara:

  • Tidak terjadi gangguan keamanan

  • Massa membubarkan diri dengan tertib

  • Situasi tetap aman dan kondusif

Pengamanan terpadu dari Satpol PP, Damkar, dan Polres Lebak menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terjamin.



Edukasi Publik: Demokrasi yang Sehat Dimulai dari Sikap Santun

Kegiatan ini memberikan pelajaran penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda:

  • Aspirasi dapat disampaikan dengan damai dan bermartabat

  • Aparat memiliki peran menjaga keamanan, bukan membatasi suara rakyat

  • Pemerintah dan DPRD wajib membuka ruang dialog dan transparansi

Kolaborasi semua pihak dalam aksi ini mencerminkan praktik demokrasi yang matang dan patut menjadi contoh bagi kegiatan serupa lainnya.

BAGIKAN :